This blog contains materials for Sunday School Sermon. The sermon materials are written in Indonesian, but I hope the activities and visual images contained in it can be used by anyone with any language, please feel free to use it

Saturday, May 12, 2018

Tuhan Memperhatikan (Matius 15:29-39)

Bahan Ajar Sekolah Minggu 13 Mei 2018
Tema : “Tuhan Memperhatikan” (Matius 15:29-39)
Tujuan :
- Anak-anak tahu bahwa Tuhan memperhatikan setiap orang yang setia kepadaNya
- Anak-anak tahu bahwa ada banyak berkat Tuhan dalam hidup ini yang tidak kita sadari
 - Anak-anak mau bersyukur atas semua berkat Tuhan termasuk berkat yang tidak mereka sadari / minta

Pokok Renungan

Cerita Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang yang sudah diceritakan sebelumnya adalah peristiwa yang berbeda dari cerita Tuhan Yesus memberi makan 4000 orang. Cerita kali ini terjadi setelah Tuhan Yesus kembali dari daerah Tirus dan Sidon.
Saat itu, Tuhan Yesus sedang melayani orang banyak yang datang berbondong-bondong membawa orang-orang yang sakit untuk disembuhkan oleh Tuhan Yesus, mereka dengan penuh iman dan pengharapan menantikan jamahan Tuhan Yesus atas diri mereka sakit agar menjadi sembuh.
Setelah tiga hari mereka berbondong-bondong datang kepada Tuhan Yesus dan setia menunggu pertolongan darinya, mungkin apa yang menjadi bekal makanan yang mereka sediakan dari rumah mereka masing-masing sudah habis, dan mereka mungkin tidak tahu lagi harus makan apa tetapi mereka memilih untuk menunggu jamahan Tuhan.  Melihat hal itu, dari bacaan kita bahwa Tuhan Yesus begitu peduli kepada orang banyak ini, hatiNya tergerak oleh belas kasihan kepada orang banyak itu, walaupun mereka tidak meminta makan kepada Tuhan Yesus tapi Ia tahu yang dibutuhkan oleh orang banyak saat itu adalah makanan, karena itu Ia memanggil murid-murid untuk menyampaikan maksud hatiNya memberi makan orang banyak itu.
Walaupun belum terlalalu lama berselang dari kejadian Tuhan Yesus memberi makan 5000 orang, namun murid-murid masih belum percaya dan mengandalkan Tuhan Yesus, ini terlihat dari jawaban / pertanyaan mereka kepada Tuhan Yesus, bahwa tidak mungkin mendapatkan makanan untuk orang sebanyak itu di tempat itu. Padahal jika kita melihat kejadian sebelumnya, yaitu saat Tuhan Yesus berada di daerah Tirus dan Sidon, ada seorang perempuan Kanaan yang begitu beriman kepada Tuhan Yesus sehingga anaknya disembuhkan, dan hal itu disaksikan juga oleh murid-murid, tetapi itu belum membuat mereka cukup beriman untuk menyerahkan segala persoalan mereka kepada Tuhan Yesus.
Dan sekali lagi Tuhan Yesus menunjukkan kepada mereka apa yang bisa dilakukanNya. Persis seperti mujizat 5 roti dan 2 ikan, kali ini juga Tuhan Yesus menyuruh orang banyak untuk duduk di tanah agar dapat dibagikan makanan secara teratur.
Dengan 7 potong roti dan beberapa ikan kecil, Tuhan Yesus memberi makan 4000 orang laki-laki ditambah beberapa ribu orang perempuan dan anak-anak, yang kemudian menyisakan 7 bakul sisa potongan roti.
Dari cerita ini kita dapat belajar dan juga ajarkan kepada anak-anak tentang perhatian Tuhan Yesus yang begitu besar kepada manusia. Tuhan Yesus tahu bahwa orang-orang itu datang kepadaNya untuk mendapatkan kesembuhan, tapi Ia tahu juga bahwa tubuh mereka butuh hal yang lain. Orang banyak itu sangat setia menantikan pertolongan dari Tuhan tetapi mereka mungkin lupa atau tidak memperhitungkan kalau mereka juga butuh makan untuk kekuatan tubuh mereka. Tuhan memperhatikan bukan hanya apa yang diminta oleh mereka tetapi lebih dari itu apa yang dibutuhkan mereka walaupun tidak mereka minta.
Demikian juga setiap orang percaya yang mau setia dan berharap hanya kepada Tuhan, Ia punya berbagai cara untuk memenuhi apa yang kita inginkan tetapi lebih dari itu, Tuhan juga memenuhi apa yang menjadi kebutuhan kita, bahkan yang tidak kita pikirkan.
Ada banyak harapan dan keinginan yang kita juga anak-anak ucapkan dalam doa-doa kita, untuk itu tetaplah setia menantikan jawaban dari Tuhan, tetapi cobalah kita perhatikan juga ada banyak hal yang tidak pernah kita minta tetapi Tuhan penuhi melalui berkat-berkat baik secara langsung maupun tidak langsung melalui orang tua, saudara maupun teman, dan sepatutnya kita mengucap syukur untuk hal-hal tersebut karena kita percaya Tuhan memang setia memperhatikan kita dalam segala keadaan.


Alat Peraga

Gambar Peraga

Aktivitas

Mewarnai

Menempel


Teka-teki Silang

Ayat Hafalan

Matius 10:29-31
Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu.Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit.

1 comment:

  1. Trimakasih buat renungannya.
    Sangat membantu bagi saya yg belum punya pengalaman. Kalau bisa kirim donk di email supaya ada bahan baru di tiap minggunya yang bisa saya pelajari.
    Trimakasih

    ReplyDelete